Demen Di Liga Spanyol, Hector Bellerin: Saya Lakukan Apapun Demi Bertahan Di Real Betis

089222000_1570146695-8

Berita Bola Liga Spanyol, Demen Di Liga Spanyol, Hector Bellerin: Saya Lakukan Apapun Demi Bertahan Di Real Betis

Arsenal akan mempertahankan Takehiro Tomiyasu dan Cedric Soares di posisi bek kanan setelah Hector Bellerin mengungkapkan keinginannya bertahan di Real Betis.

Hector Bellerin tercoret dari susunan pemain inti Arsenal sehingga harus rela ‘pulang kampung’ ke Liga Spanyol. Ternyata, di sana ia mampu menemukan kepercayaan dirinya dan performanya bersama Real Betis kembali tumbuh.

Di sisi lain, Arsenal tampaknya sudah bisa move on dan berani mempercayakan Takehiro Tomiyasu serta Cedric Soares di barisan full back alias bek sayap. Apalagi musim ini keduanya berhasil bermain atraktif.

Hector Bellerin, di bawah asuhan eks manajer Manchester City, Manuel Pellegrini, sukses di Real Betis dan mengindikasikan mau bertahan.

Apapun untuk Bertahan

Hector Bellerin yang kini berumur 27 tahun membantu Real Betis finis kelima Liga Spanyol, yang merupakan performa terbaik sejak 2004/2005. Ia juga berhasil meraih juara Copa del Rey.

Kumpulan Prediksi Bola Liga Spanyol : Agen Berkomentar, Robert Lewandowski Pingin Banget Ke Barcelona

“Saya sudah berdiskusi dengan Arsenal dan Real Betis, saya mencoba menegaskan peran saya. Kami (Bellerin dan Betis) punya 2 bulan untuk membuat keputusan sebelum pramusim,” ucap Hector Bellerin kepada Betis TV.

“Saya berusaha bertahan di Real Betis dan saya siap melakukan apapun untuk tetap di klub ini. Betis sudah seperti rumah buat saya, saya bahagia.”

Masih Terikat Kontrak

Bellerin bukannya membenci Arsenal. Ia justru memuji The Gunners seraya menyebutnya banyak berjasa dalam kariernya.

Kontraknya bersama Arsenal bakal habis tahun depan, tapi tampaknya ia sudah menetapkan hatinya di Real Betis.

“Arsenal memberikan saya banyak hal, termasuk masa-masa indah. Saat saya bicara soal Real Betis, saya langsung ingat betapa Arsenal meninggalkan memori indah di kepala saya.”

“Meninggalkan Arsenal adalah momen yang sulit, saya hanya mau semuanya berjalan baik,” ucapnya lagi.